Selain Charger di area Tiang Listrik, Ini adalah Layanan SPKLU yang mana Ada dalam Indonesia

Selain Charger di tempat area Tiang Listrik, Ini adalah adalah Layanan SPKLU yang mana Ada di Indonesia

Rodafakta.com – JAKARTA PLN siap jadikan tiang listrik menjadi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk kemudahan pengisian daya mobil listrik. Di Indonesia ada sebagian pengisian daya mobil listrik yang masuk kategori paling cepat.

Pengisian mobil listrik adalah proses mengisi ulang penyimpan daya yang digunakan untuk menggerakkan kendaraan bertenaga listrik . Pengisian dapat diadakan di dalam rumah, di tempat stasiun pengisian umum, atau di area tempat-tempat lain yang dimaksud menyediakan sarana pengisian.

Dalam proses pengisian tersebut, ada banyak teknologi yang digunakan digunakan di pengisian. Adapun teknologi tercepat di pengisian mobil listrik adalah sebagai berikut.

Tiga Teknologi Pengisian Mobil Tercepat di tempat Indonesia

1. AC Slow Charging

AC slow charging merupakan sebuah teknologi pengisian mobil listrik dengan menggunakan arus bolak-balik (AC) yang mana mempunyai tegangan rendah, biasanya sekitar 220 volt. Teknologi ini membutuhkan waktu pengisian yang mana lama, sekitar 6-8 jam untuk mengisi akumulator penuh.

Teknologi ini cocok untuk pengisian dalam rumah atau tempat kerja, oleh sebab itu bukan membutuhkan infrastruktur khusus. Contoh stasiun pengisian AC slow charging dalam Indonesia adalah PLN E-Mobility.

2. DC fast charging

Selanjutnya ada DC fast charging. Teknologi pengisian mobil listrik ini menggunakan arus searah (DC) yang digunakan memiliki tegangan tinggi, biasanya sekitar 400-500 volt.

DC fast charging dapat mengisi elemen penyimpan daya hingga 80 persen di waktu sekitar 30-60 menit. Teknologi ini cocok untuk pengisian di area tempat umum, seperti rest area atau pusat perbelanjaan, lantaran dapat menghemat waktu pengguna. Contoh stasiun pengisian DC fast charging di tempat Indonesia adalah Pertamina Fast Charging.

3. DC ultra-fast charging

DC ultra-fast charging ini merupakan sebuah teknologi pengisian mobil listrik dengan menggunakan arus searah (DC) yang mana memiliki tegangan sangat tinggi, biasanya sekitar 800-1000 volt. Teknologi ini dapat mengisi penyimpan daya hingga 80 persen di waktu sekitar 10-20 menit.

Baca juga:  Stok Nikel Terancam Habis pada waktu Tren Harga Murah, Pihak yang Berinvestasi Beralih ke LFP?

Teknologi pengisian ini cocok untuk pengisian di area tempat strategis, seperti bandara atau terminal, oleh sebab itu dapat memberikan layanan yang tersebut cepat lalu nyaman. Contoh stasiun pengisian DC ultra-fast charging di area Indonesia adalahShellRecharge.

(Sumber:SindoNews)