IKN Menuju Tuan Rumah Piala Planet

IKN Menuju Tuan Rumah Piala Planet

Rodafakta.com – Salamuddin Daeng
Direktur Eksekutif Indonesia Transition Working Group

FEDERASI sepak bola internasional (FIFA) serta Indonesia memiliki ikatan lahir batin. Demikian inti dari seluruh yang diceritakan Bung Sarman, tokoh pemerhati sepak bola yang dimaksud gigih memperjuangkan kemajuan sepak bola nasional. Organisasi sepak bola dunia FIFA miliki andil pada perjuangan kebangsaan kemudian kemerdekaan Indonesia.

Demikian juga Indonesia sudah memberikan dukungan juga kontribusinya untuk menguatkan keberadaan organisasi tersebut. Sejak pertama kali FIFA dipercaya sebagai asosiasi sepak bola yang mana bertanggung jawab untuk mengatur kejuaraan internasional sepak bola FIFA World Cup pada tahun 1930 yang mana terselenggara pada Uruguay di rangka memperingati 100 tahun konstitusi Negara Uruguay.

Tahun 2034, jikalau Indonesia berhasil berbicara melobi FIFA, tentu hanya diharapkan oleh rakyat Indonesia akan menjadi tahun emas sepak bola Indonesia, hasil dari penantian panjang 100 tahun untuk menjadi perhatian dunia sebagai tuan rumah pesta olah raga terbesar yakni piala dunia.

Ini akan menyebabkan ingatan bangsa Indonesia pada peluang sejarah perjuangan kemerdekaan terpenting, sebab pertama kali bangsa Indonesia diakui keberadaannya oleh rakyat dunia moderen yakni ketika Indonesia (Hindia Belanda) terdaftar sebagai anggota FIFA pada 1930, dua tahun pasca Sumpah Pemuda 1928.

Menjadi tuan rumah piala dunia akan menjadi ukiran indah bagi sejarah, dimulai kejadian diterimanya Indonesia sebagai anggota FIFA ini sekaligus bukti bahwa FIFA tidak sekedar pelopor kegiatan olahraga tapi lebih tinggi sangat jauh adalah organisasi yang tersebut memperjuangkan kesetaraan bangsa-bangsa dari dulu hingga sekarang.

FIFA organisasi internasional yang pertama mengakui Indonesia sebagai sebuah Bangsa, sebelum Indonesia resmi menjadi negara merdeka. FIFA bagian dari perjuangan kemerdekaan itu.

Baca juga:  Groundbreaking Logistik Hub di dalam IKN, Jokowi Harap Biaya Angkut Lebih Efisien

Dunia sudah menyaksikan bagaimana FIFA menghasilkan piala dunia dalam Jazirah Arabia, telah lama mengubah persepsi dunia teristimewa dunia barat tentang negeri Arab dan juga keberadaan umat Islam umumnya. Dari semua sisi penyelenggaraan piala dunia Qatar mendapatkan penilaian terbaik, dukungan masyarakatnya yang tersebut begitu besar, penyelenggaraan sangat baik, infrastruktur nyaris sempurna, keamanan, ketertiban yang mana mengagumkan, semuanya telah dilakukan menyebabkan pandangan baru betapa tanah Jazirah Arab adalah tanah persaudaraan kemudian kesetaraan.

Media sosial sudah dipenuhi berbagai pujian sebagai penyelenggaraan piala dunia yang sangat baik. Tujuan Qatar telah lama membuahkan hasil yang tiada ternilai yang bukan dapat dibandingkan ribuan triliun uang yang digunakan dikorbankan bagi pesta rakyat sedunia ini.

Sekarang Indonesia semakin menjadi perhatian dunia. Negara ini berada dalam menunjukkan kiprah yang dimaksud semakin besar di pergaulan internasional. Maju di berbagai penyelenggaraan rapat dunia mulai dari reuni KTT Non Blok, Pertemuan APEC, G20 summit, hingga event internasional seperti Asian Games, Piala Bumi U17, juga lain sebagainya.