Hasil Investigasi Buktikan Daihatsu Sengaja Menyepelekan Keselamatan Customer

Hasil Investigasi Buktikan Daihatsu Sengaja Menyepelekan Keselamatan Customer

Rodafakta.com – TOKYO – Buntut pemalsuan data perihal keamanan kendaraan Daihatsu menghentikan sementara seluruh produksinya dalam Negeri Matahari Terbit hingga akhir Januari 2024.

Hasil investigasi yang dimaksud dijalankan Komite Pihak Ketiga menemukan bahwa semua pemalsuan data diadakan agar semua model yang tersebut sedang dikembangkan pada pada waktu itu lulus semua pengujian, memenuhi jadwal pengembangan serta hitungan pelanggan yang ditargetkan.

Tim investigasi menemukan uji Tabrakan Tiang Samping yang digunakan melibatkan Toyota Raize dan juga Daihatsu Rocky, perlu mengirimkan laporan pengujian juga melakukan pengujian pada sisi pengemudi serta penumpang.

Dalam tes ini, belaka sisi penumpang yang diuji dengan saksi kemudian sisi pengemudi bukan diuji lantaran keterbatasan waktu

Daihatsu memproduksi pernyataan yang salah, untuk menguji speedometer, semua pengujian harus diadakan dengan tekanan ban di kisaran +20kpa.

Artinya apabila pengujian dijalankan pada kecepatan 200kpa, pengujian kedua perlu diadakan pada kecepatan 220kpa untuk memverifikasi pengukur kecepatan memberikan pembacaan yang tersebut akurat.

Sebaliknya oleh sebab itu keterbatasan waktu, pihak yang mana terlibat tiada melakukan pengujian kedua dengan alasan penambahan 20kpa tidak ada mempengaruhi kinerja pembacaan meter sebenarnya.

Sebaliknya mereka memalsukan data dan juga bukan menjalankan tes kedua pada kecepatan 220kpa sehingga memberikan pembacaan speedometer yang dimaksud identik dengan tekanan ban 200kpa.

Menurut laporan Nikkei Asia, pembuat mobil kompak jika Jepun ini diperkirakan menderita kerugian senilai tambahan dari 100 miliar yen tidak hanya saja sebab penutupan pabriknya, namun juga sebab pembayaran kompensasi untuk pemasoknya.

(Sumber:sindoNews)

Baca juga:  Naik 15%, Volvo Catat Penjualan Tertinggi pada 2023