Francis Ngannou Tertidur di area Ruang Ganti Sebelum Di-KO Anthony Joshua

Francis Ngannou Tertidur di dalam area Ruang Ganti Sebelum Di-KO Anthony Joshua

Rodafakta.com – Francis Ngannou tertidur dalam ruang ganti sebelum di-KO Anthony Joshua pada ronde kedua di pertarungan tinju kelas berat dalam Arab Saudi. Francis Ngannou blak-blakan menjelaskan alasan kekalahan KO pada ronde kedua dari mantan juara dunia kelas berat bersatu, Anthony Joshua.

Bintang MMA jika Kamerun ini mengunggah sebuah video dalam akun Instagram-nya, menjelaskan bahwa ia merasa lelah pada hari pertarungan melawan Anthony Joshua. “Menjelang pertarungan itu, itu bukanlah hari saya,” kata Ngannou. “Saya bukan bermaksud bahwa hasilnya akan berbeda, namun itu tidak hari saya. Setiap pada waktu sepanjang hari, saya merasa tidaklah siap untuk bertanding.”

Baca Juga: Biodata lalu Agama Ramsey Tyson, Anak Mike Tyson yang digunakan Mengaku Bukan Pria Atau Wanita

“Bahkan di dalam ruang ganti, ketika melakukan pemanasan, itu tidak ada berjalan dengan baik. Saya tertidur. Saya berkeringat, tetapi saya tertidur. Itulah mengapa saya mengambil waktu untuk diri saya sendiri, waktu untuk merenungkan semua yang dimaksud terjadi pada saya.”

Francis Ngannou memuji penampilan Anthony Joshua yang dimaksud lebih tinggi siap di pertarungan dalam Kingdom Arena, Riyadh, Arab Saudi.
“Salut untuk Anthony Joshua, dia melakukan segalanya dengan benar. Juga untuk regu saya. Kami melakukan segalanya dengan benar, namun saya tidak ada menjalankan rencana dikarenakan saya tidaklah merasa siap,”tuturnya.

Francis Ngannou pada masa kini diharapkan untuk kembali ke MMA, dengan PFL mengharapkannya untuk tampil di tempat bawah bendera pemasaran mereka sebelum akhir 2024. Namun, Ngannou menolak untuk mengesampingkan kompetisi tinju pasca ia pulih dan juga menikmati waktu istirahat dari latihan.

“Saya belum selesai. Satu-satunya hal yang digunakan hilang di tempat di tempat ini adalah waktu. Saya akan mengambil waktu untuk diri saya sendiri untuk bersantai, lalu kembali berlatih untuk bersiap menghadapi tantangan lainnya.”

Baca juga:  Jonathan Gonzalez: Terence Crawford Punya 1 Sabuk Juara, Aku Terbaik di tempat Bumi

Banyak pakar juga komentator yang mana menilai Ngannou sangat tinggi sebelum pertarungannya melawan Joshua pada 8 Maret dalam Riyadh, Arab Saudi. Mantan juara kelas berat UFC ini melampaui semua ekspektasi dengan penampilannya melawan Tyson Fury bulan Oktober lalu. Ngannou menjatuhkan juara kelas berat WBC, Tyson Fury sebelum akhirnya kalah hitungan dari
para juri dan juga kalah bilangan split decision.

Namun, penampilan Joshua melawan Ngannou sangat kontras dengan cobaan berat yang dialami Fury ketika menghadapi petinju jika Kamerun yang disebutkan lima bulan sebelumnya. Joshua menunjukkan superioritasnya, menjatuhkan Ngannou tiga kali kemudian pada akhirnya meredam perlawanan mantan petarung MMA tersebut.