Dilaporkan Ibu Kandung! Pelaku Pembunuhan Mahasiswi di area Depok Diringkus Polda Metro Jaya

Dilaporkan Ibu Kandung! Pelaku Pembunuhan Mahasiswi di dalam area Depok Diringkus Polda Metro Jaya

Rodafakta.com – Polda Metro Jaya meringkus pribadi pria berinisial AA, melawan dugaan pembunuhan terhadap seseorang mahasiswi berinisial KRA (21) pada rumah kontrakannya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Ade Ary Syam Indradi membenarkan penangkapan tersebut.

Baca Juga:

Kpopers Tak Mau Cengeng Meski Iklan Videotron Anies Diturunkan, Geisz Chalifah: Malah Semakin Kreatif

Anies Baswedan Kampanye di dalam Cina, Jubir Timnas Duga Ada Intimidasi

Kupingnya Panas Karena Isu Mundur dari Kabinet, Sri Mulyani Akhirnya Buka Suara

AA diringkus oleh Tim Opsnal Polda Metro Jaya di tempat wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.

“Ya benar, pelaku sudah ada kami amankan pada wilayah Pekalongan, Jawa Tengah,” kata Ade Ary,” dalam Polda Metro Jaya, hari terakhir pekan (19/1/2024).

Adapun insiden pembunuhan mahasiswi berinisial KRA (21) ini terjadi pada Kamis (18/1/2024) kemarin. Diketahui kejadian ini terjadi sekira pukul 15.30 WIB.

Paur Humas Polres Metro Depok, Iptu Made Budi mengatakan, pembunuhan ini terjadi pada Jalan Belacus Gang Haji Daud, RT 4/5, Sukmajaya, Depok.

Peristiwa ini terungkap, bermula ketika ada seseorang ibu yang bernama Fredricka Theodora (42) melaporkan anaknya sendiri yang mana bernama Argiyan Arbirama alias AA lantaran melakukan pembunuhan.

“Berawal dari orang ibu yang tersebut bernama Fredricka Theodora (Pelapor), melaporkan ke polsek Sukmajaya bahwa anak pelapor melakukan pembunuhan di dalam kontrakan,” kata Made, pada keterangannya yang mana diterima Hari Jumat (19/1/2024).

Fredricka mengetahui tentang pembunuhan yang dimaksud dari anaknya sendiri. Saat itu pelaku sempat mengirimkan arahan untuk ibunya usai membunuh korban.

“Menurut keterangan pelapor, berawal dari pelapor sedang bekerja mendapat instruksi WA dari anaknya, apabila anak pelapor telah dilakukan mencekik kemudian mengikat seseorang perempuan di area kontrakan,” kata Made.

Baca juga:  Surat Sudah Disiapkan, Polda Metro Akan Jemput Paksa Firli Bahuri Jika...

Mendapat laporan tersebut, Fredricka kemudian pulang ke kontrakannya, juga benar saja, dalam dalamnya telah ada jenazah korban.

Saat itu, Fredricka sempat mencoba membangunkan korban, namun pada waktu itu korban tak merespon.

“Pelapor mencoba membangunkan korban lalu tak ada respon, selanjutnya pelapor melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Sukmajaya,” tandas Made.

(Sumber: Suara.com)