Tekno  

Apple Bayar Kompensasi Gugatan Kasus Baterai iPhone Rp7,5 Miliar

Apple Bayar Kompensasi Gugatan Kasus Baterai iPhone Rp7,5 Miliar

Rodafakta.com – JAKARTA – Organisasi Apple menyelesaikan gugatan class action pada Amerika Serikat melalui pemberian kompensasi untuk pengguna iPhone yang tersebut mengklaim kinerja iPhone yang tersebut lambat akibat pemakaian baterai.

Melansir Tech Radar, Awal Minggu (8/1/2024), Apple berada dalam memproses transaksi uang kompensasi terhadap pelapor persoalan hukum yang digunakan terjadi pada 2020 tersebut. Para pelapor menguak fakta telah dilakukan menerima pembayaran sebesar USD92.17 per orang atau sekira Rp3 juta. Website web resmi litigasi mengonfirmasi bahwa banding terakhir ditolak pada Desember 2023, lalu oleh akibat itu pembayaran dapat diberikan mulai Januari 2024.

Akumulasi pembayaran Apple diperkirakan mencapai USD500 jt atau sekira Rp7,5 miliar. Namun, pihak Apple mengingatkan bahwa bukan semua pengguna Apple mendapatkan kompensasi. Mereka belaka menyediakannya bagi para pengguna yang mengklaim maksimal pada 6 Oktober 2020.

Untuk memenuhi syarat, pengguna terdaftar sebagai pemilik iPhone dalam Amerika Serikat dengan model iPhone 6, 6 Plus, 6s, 6s Plus, dan/atau SE yang digunakan menjalankan iOS 10.2.1 atau yang lebih tinggi baru sebelum 21 Desember 2017, dan/atau pemilik iPhone 7 atau 7 Plus yang dimaksud menjalankan iOS 11.2 atau yang mana lebih lanjut baru sebelum 21 Desember 2017.

Gugatan dengan ini awalnya diajukan pada Desember 2017, setelahnya Apple mengakui bahwa iOS memperlambat kinerja iPhone ketika sel semakin tua, demi menjaga stabilitas perangkat, suatu praktik yang tersebut bukan diinformasikan terhadap pengguna.

Alasan Apple ketika itu untuk menjaga agar iPhone lama tetap saja berjalan lebih tinggi lama, tetapi pengguna bukan senang dengan kurangnya transparansi. Sebagian besar pengguna merasa dia dipaksa untuk meng-upgrade iPhone atau memesan penggantian penyimpan daya yang mana mahal lebih banyak cepat dari yang tersebut seharusnya.

Baca juga:  Apple Akhirnya Tiru Fitur Android, Pertama Kalinya di Sejarah

Jenis manajemen kinerja ini masih berlaku hingga hari ini di area iOS 17 – semata-mata sekarang semuanya telah dijelaskan dengan detail, kemudian pengguna memiliki opsi untuk menonaktifkannya. Apple terus-menerus bersikeras bahwa dia berada pada kedudukan yang tersebut benar, serta menyatakan bahwa dia belaka setuju menyelesaikan gugatan yang disebutkan untuk menghindari persidangan yang panjang dan juga mahal.

Jika pengguna berhasil mengajukan klaim kompensasi sebelum batas waktu pada 2020, periksa tabungan bank. Kemungkinan pengguna sekarang miliki pembayaran bonus 2024 dari Apple, hampir empat tahun pasca kesepakatan penyelesaian dicapai.

(Sumber:SindoNews)