Apakah Motor Listrik Harus Ada STNK? Ini adalah Penjelasannya

Apakah Motor Listrik Harus Ada STNK? Hal ini adalah Penjelasannya

Rodafakta.com – JAKARTA – Apakah motor listrikharusadaSTNK? motor listrik yang mana hendak digunakan di tempat area tertib lalu lintas wajib dilengkapi dengan STNK. Hal inilah yang digunakan tidak ada kalah penting untuk ditanamkan pada masyarakat.

Kendaraan bermotor listrik (KBL), roda dua ataupun roda empat, baik itu untuk digunakan sendiri ataupun untuk kepentingan umum, wajib mengurus perizinan kemudian pendaftaran KBL, termasuk penerbitan surat tanda nomor kendaraan (STNK) juga buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB).

Syaratnya antara lain dokumen pemberitahuan impor barang (PIB), bukti hasil pemeriksaan fisik kendaraan termasuk kendaraan bermotor yang tersebut mengalami pembaharuan bentuk, surat keterangan dari perusahaan karoseri yang mana mendapat izin, sertifikat uji tipe, lalu tanda bukti lulus uji tipe, kemudian banyak berkas data pemilik.

Prosesnya dimulai dengan mengisi formulir permohonan yang mana disediakan dalam instansi Samsat terdekat dengan melampirkan tanda bukti identitas.

Besaran biaya yang dikeluarkan untuk menimbulkan STNK KBL mengacu terhadap Peraturan pemerintahan Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis juga Tarif melawan Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang tersebut berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia:

1. Biaya penerbitan kemudian perpanjangan STNK:

1. Roda dua dan juga tiga sebesar Rp100.000
2. Roda empat lalu tambahan biayanya Rp200.000

2. Biaya pengesahan untuk STNK:

1. Roda dua serta tiga Rp25.000.
2. Roda empat kemudian lebih tinggi Rp50.000.

(Sumber:SindoNews)

Baca juga:  Kawasaki Siap Kenalkan Motor Retro 400cc 4 Silinder