Abu Rokok Mengenai Pemotor, Penjara Lima Tahun

Abu Rokok Mengenai Pemotor, Penjara Lima Tahun

Rodafakta.com – Mengemudikan kendaraan bermotor sembari merokok atau merokok pada waktu mengemudi tidak ada diperkenankan. Informan hukumnya adalah UU Lalu Lintas lalu Angkutan Jalan (LLAJ) Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1.

Ketentuan ini mengatur pasal bahwa setiap orang yang mana mengemudikan kendaraan bermotor di area jalan, wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar juga penuh konsentrasi.

Akan tetapi, masih semata ada pihak yang tak mematuhinya. Pura-pura tiada tahu, tak peduli orang lain menanggung akibatnya, yaitu terkena bara api pada bagian badan, busana, tas, serta seterusnya. Bila diberitahu dan juga merta menolak.

Baru sekadar kejadian ini berlangsung di area Jalan Imam Bonjol, depan pintu masuk Masjid Muhamad, Denpasar, Bali, pada Kamis (18/1/2024) pukul 22.00 Wita.

Kepala Kepolisian Resor Pusat Kota Denpasar Komisaris Besar Polisi Wisnu Prabowo (tengah) memberikan keterangan terkait sopir truk yang mana melukai pengendara motor pada konferensi pers di tempat Mapolresta Denpasar, Bali, Hari Sabtu (20/1/2024) [ANTARA/HO-Humas Polresta Denpasar]
Kepala Kepolisian Resor Pusat Kota Denpasar Komisaris Besar Polisi Wisnu Prabowo (tengah) memberikan keterangan terkait sopir truk yang melukai pengendara motor pada konferensi pers di tempat Mapolresta Denpasar, Bali, Hari Sabtu (20/1/2024) [ANTARA/HO-Humas Polresta Denpasar]

Dikutip dari kantor berita Antara, Kepolisian Resor Daerah Perkotaan Denpasar mengungkap motif sopir truk Ledi Umbu Jama (41) yang dimaksud melukai pengendara motor GH (39) yang mana terkena abu rokok ketika berkendara pada ruas jalan itu.

“Motif pelaku pada pada waktu korban mengejar lalu menegur (merokok sambil berkendara), pelaku tak terima sebab spionnya dipukul korban,” jelas Kombes Pol Wisnu Prabowo, Kepala Kepolisian Resor Pusat Kota Denpasar pada konferensi pers di tempat Denpasar, Bali, Hari Sabtu (20/1/2024).

Kapolresta Denpasar menjelaskan, di perkembangan pelaku bukan menerima ditegur korban, pelaku melukai korban dengan sebuah pisau cutter yang dimaksud ada pada di mobil pick-up yang dikendarainya.

Kejadian terjadi pada waktu korban yang mana bernama GH mengendarai kendaraan beroda dua motor di area Jalan Imam Bonjol dari Denpasar menuju tempat tinggalnya dalam Kuta, Badung. Saat sedang berada pada tempat berkendara, pelaku merokok serta abu rokoknya dibuang meninggalkan mobil juga mengenai mata korban yang digunakan sedang melintas.

Korban tiada terima, lalu mengejar mobil juga menegur tindakan sang sopir. Alih-alih memohonkan maaf, pelaku turun dari mobil, kemudian mengancam juga melukai korban.

“Pada pada waktu itu, korban diancam kemudian pelaku menggunakan pisau jenis cutter di tempat mana pada ketika itu korban pribadi diri, tetapi pada ketika itu pelaku menyebabkan dua orang rekannya kemudian rekannya ini melerai, tetapi pelaku dengan menggunakan pisau cutter yang disebutkan mengenai korban di tempat dahi, lengan, perut,” lanjut Kombes Pol Wisnu Prabowo.

Setelah itu, pelaku dengan segera melarikan diri, sementara korban menuju rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Atas perkembangan kriminal ini, korban melaporkan untuk petugas dalam Polresta Denpasar. Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar dengan segera mencari keberadaan pelaku hingga pada hari yang mana sama, pukul 3.30 Wita pelaku berhasil ditangkap.

Pelaku dijerat dengan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman lima tahun penjara.

(Sumber: Suara.com)