2 Kali Dipermalukan Zhang Zhilei, Joe Joyce Meraih kemenangan KO, Panaskan Kelas Berat

2 Kali Dipermalukan Zhang Zhilei, Joe Joyce Meraih kemenangan KO, Panaskan Kelas Berat

Rodafakta.com – Dua kali dipermalukan Zhang Zhilei , penantang kelas berat Joe Joyce menang KO untuk kembali memanaskan persaingan kelas berat. Joe Joyce mengalahkan Kash Ali pada pertarungan di tempat Birmingham, Inggris, Hari Minggu (17/3/2024) pagi WIB.

Joe Joyce seolah ingin menunjukkan kariernya belum tamat setelahnya dua kali dipermalukan Zhang Zhilei. Mantan peraih medali perak Olimpiade ini miliki rekor 16-2 sebagai petinju profesional, dengan 15 kemenangan KO juga setelahnya mengalahkan Joseph Parker pada tahun 2022, sejumlah yang tersebut mengira bahwa Joyce adalah orang yang harus dikalahkan di divisi ini.

Kini, beberapa pihak mempertanyakan apa yang dimaksud tersisa dari “Juggernaut” berusia 38 tahun ini, yang mana terlihat tak terkalahkan pada awal kariernya. “Tapi ya, saya tiada mengkhawatirkan berat badan saya. Saya merasa baik, saya bugar, perut saya terlihat, jadi berat badan saya bagus. Saya bertarung dengan fit,”ujarnya.

Joyce dengan cepat menjadi sosok yang digunakan diabaikan, kemudian beberapa orang mengungkapkan bahwa ia sudah pernah menerima terlalu sejumlah hukuman, setelahnya mengalami berbagai kekalahan pada kariernya – juga pengalamannya dalam dunia amatir dan juga sparring – maka tekanannya semakin besar untuk membungkam para peragu. “Saya harus tampil,” aku Joyce.

“Ia [Ali] adalah petarung yang dimaksud cukup baik, ini adalah kesempatan baginya lalu saya ingat pernah melakukan sparring dengannya lalu ia cukup baik, maka ini akan menjadi pertarungan yang digunakan menarik.”

Tidaklah berlebihan apabila dikatakan bahwa karier Joe Joyce dipertaruhkan. Tahun lalu, petinju kelas berat berusia 38 tahun ini mendapatkan emosi tak terkalahkannya dengan baik dan juga benar-benar dihancurkan oleh Zhang Zhilei dari China. Joyce dapat bersandar pada fakta bahwa ia kalah di pertarungan pertamanya melawan Zhang dikarenakan dokter di dalam sisi ring memutuskan bahwa cedera matanya terlalu parah untuk melanjutkan pertarungan, namun secara klinis ia dinyatakan kalah di pertandingan ulang bulan September lalu.

Baca juga:  Tingkah Satria Mahathir Kelabakan Dihujani Tinju Maliki Somma, Bukan Boxing Malah Pargoy hingga Cium Lawan

Kekalahan ketiga secara beruntun akan menghancurkan harapannya untuk kembali ke puncak. Di sisi lain, Kash Ali, 21-3 (12 KO), mempunyai segalanya untuk menang. Sebagai petinju yang digunakan bukan diunggulkan, yang dimaksud terkenal oleh sebab itu kalah diskualifikasi akibat menggigit David Price, pria berusia 32 tahun ini memiliki kesempatan untuk memasukkan dirinya ke pada divisi kelas berat yang mana sedang tumbuh dengan sebuah kemenangan yang dimaksud mengejutkan.

Daripada progresif menyerang, Joyce merasakan jalannya ke di pertarungan. Ia mengikuti Ali yang mundur dalam sekitar ring, mengais-ngais dengan pukulan keras namun perlahan. Salah satu pertanyaan besar yang perlu dijawab di malam hari itu adalah apakah Zhang telah lama menyebabkan kerusakan yang mana tidaklah dapat diperbaiki pada dagu Joyce yang mana sebelumnya terbuat dari besi, atau apakah ini hanyalah sebuah pertarungan gaya bertarung.

Selama ronde kedua juga ketiga, Ali memantulkan rangkaian pukulan kanan ke arah kepala Joyce yang mana tampaknya bukan terlalu berpengaruh. Ali tidak ada miliki pukulan atau kecepatan yang dimaksud mirip dengan pukulannya, namun Joyce mampu melewatinya. Namun, kemungkinan besar ada unsur perasaan khawatir bahwa Ali mampu mendaratkan pukulan-pukulan itu dengan sangat teratur.